Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago menyampaikan duka cita atas tewasnya 3 personel Polri saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Ketiganya merupakan anggota Satres Narkoba Polres Katingan, yaitu Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana.
Kemenko Polkam mengapresiasi atas keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan para almarhum.
“Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah. Kemenko Polkam mendorong pengusutan para pelaku penyerangan serta membongkar jaringan peredaran narkotika,” katanya
Menurut Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, gugurnya mereka merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. “Atas arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ungkapnya, Selasa (7/7/2026).
Pengabdian, keberanian, serta pengorbanan mereka dalam memberantas peredaran narkotika dianggap sebagai teladan bagi seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.
3 Anggota Satres Narkoba Polres Katingan
Personel Satres Narkoba Polres Katingan yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana, tewas setelah menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada Rabu (1/7/2026).
Aipda Yudhie Perdana Putra, meninggal dunia akibat mengalami terkena senjata tajam. Sedangkan Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal di Sungai Katingan pada 4 dan 5 Juli 2026.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri. Polri menyatakan pengejaran terhadap pelaku penyerangan yang menewaskan 3 anggota Satres Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, telah menemukan titik terang.