Asahan – Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Kabupaten Asahan, melaksanakan turnamen Sepak Takraw Sabtu Minggu (Setasami) di Desa Asahan Mati, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Kegiatan turnamen berlangsung pada 13-14 Juni 2026, yang diikuti sebanyak 8 klub terdiri dari 16 regu.
Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan semangat berolahraga khususnya sepak takraw di Kabupaten Asahan. Sekaligus termasuk dari salah satu persiapan cabang olahraga PSTI Asahan dalam pemantauan atlit sepak takraw yang di persiapkan untuk Porprovsu (Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara) pada November 2026.
Ketua Umum Cabor PSTI Asahan, Ahlun Nazar Al Faezi, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap sepak takraw, dan juga sekaligus persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara.
“InsyaAllah, kegiatan ini akan dilaksanakan 3 bulan sekali guna sebagai penyemangat atlit-atlit yang berlatih. Turnamen ini juga diikuti 8 klub terdiri dari 16 regu,” ujar Ahlun, Sabtu (13/6/2026).
Kepala Desa Asahan Mati, Zebriadi Sibarani, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pengurus PSTI Asahan yang telah ikut membantu penyelenggaraan kegiatan SETASAMI ini di Desa Asahan Mati.
“Dari turnamen Setasami ini, semoga lahir dari kampung halaman kita bibit-bibit atlit yang berprestasi untuk Kabupaten Asahan, hingga sampai mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat Nasional”, ungkap Zebriadi.
Selanjutnya, Ketua Umum KONI Kabupaten Asahan, Harris ST, mengapresiasi kepada pengurus cabang olahraga PSTI Asahan telah peduli dengan olahraga. Karena kegiatan turnamen Setasami (Sepak Takraw Sabtu Minggu) dilaksanakan 3 bulan sekali untuk menjaring bibit-bibit atlet Sepak Takraw di Kabupaten Asahan.
“Atasnama KONI Asahan, kami mendukung penuh kegiatan dari cabang olahraga dibawah naungan KONI yang positif bagi para atlit. Sebab, kegiatan olahraga yang dibuat masing-masing cabor adalah untuk melahirkan bibit-bibit atlit baru, agar dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Asahan dikancah provinsi maupun nasional,” pungkas Harris. (Atv)