Silhouettes of dancers moving in confetti
Kisaran – Seorang wanita diduga overdosis (OD) disebuah ruko tempat hiburan malam (THM) di kawasan komplek Graha Terminal Madya Kisaran. Dari peristiwa itu, wanita tersebut dikabarkan telah meninggal dunia pada Senin (12/10/2026).
Secara pasti, di kawasan Komplek Graha Terminal Madya Kisaran ini banyak terdapat lokasi tempat hiburan malam (THM). Baik yang sudah punya izin legalitas ataupun tidak mempunyai izin sama sekali.
Menurut keterangan warga yang tak mau disebut namanya di lokasi, wanita tersebut merupakan warga Kelurahan Siumbut Baru, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
“Mereka bersama temannya dan tamu sedang karokean disebuah ruko THM di komplek Graha Terminal. Wanita itu sempat terjatuh di toilet dan tak sadarkan diri hingga dilarikan ke rumah sakit,” ucap seorang warga.
Peristiwa tersebut sontak viral di media sosial (medsos) atas dugaan adanya seorang wanita berinisial WA(30) tewas di sebuah ruko THM di komplek Graha Terminal Kisaran. Namun, penyebab overdosis yang mengakibatkan kematian wanita tersebut belum diketahui secara pasti apakah mengkonsumsi obat terlarang atau ada gejala lainnya.
“Lokasi THM ini pun katanya punya salah satu oknum. Sempat juga pihak kepolisian datang ke lokasi, tapi ruko itu kami lihat tidak di garis police line. Itu ajalah yang kami tau,” ungkapnya.
Sementara itu, selaku Tokoh Pemuda dan Praktisi Hukum, Sholahuddin Marpaung, mengatakan sudah banyak sekali tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Asahan ini, terkhusus di Kota Kisaran. Kita tahu dan sangat mengetahui, bahwa THM di Kisaran ini banyak juga yang tak memiliki izin secara legalitas.
“Kepada pihak pemerintah mohon lokasi THM segera dievaluasi, karena banyak THM tidak memiliki izin resmi legalitas. Disinilah, banyak pemasukan peredaran narkotika secara diam-diam. Terbukti, seorang wanita tewas diduga overdosis disalah satu ruko THM Graha Terminal Kisaran,” ungkap Soleh.
Menurutnya, adanya lokasi THM di Kisaran ini maunya pihak pemerintah ataupun pihak terkait sering-sering melakukan razia rutin. “Nanti gelar razia langsung bocor, pas ke lokasi pada tutup, ataupun buka pengunjung tak ada. Pastinya sudah disampaika oleh orang dalam, makanya razia THM di Kisaran ini begitu-begitu saja,” pungkasnya. (ATV2)