
AsahanTV I Kisaran – Warga gang Mangga, Kelurahan Kisaran Baru, sempat resah adanya penyebaran DBD dilingkungan mereka. Pasalnya dalam 2 hari berturut – turut 2 balita meninggal dunia akibat demam tinggi dilokasi tersebut
Kekhawatiran warga ini, pun berdampak kepada warga lainnya dan akhirnya lokasi tersebut dilakukan poging atau pengasapan untuk menghindari penyebaran demam berdarah atau DBD.
Dr Hari Sapna Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan kepada AsahanTV melalui WhatsApp nya, Kamis (30/5/2024) mengatakan meninggalnya 2 balita di gang Mangga Kelurahan Kisaran Baru tersebut bukan disebabkan demam berdarah.
Namun pihaknya sudah menurunkan tim bidang P2P dari Dinkes, petugas DBD puskesmas Sidodadi dan Kepling setempat untuk melakukan PE atau penyelidikan Epidemiologi.
“Tim dari Bidang P2P Dinkes, Petugas DBD dari Puskesmas Sidodadi dan Kepling, sudah lakukan PE (Penyelidikan Epidemiologi) ke lokasi. Dari hasil PE disimpulkan, meninggal bukan karena DBD karena dari hasil pemeriksaan Laboratorium sebelum meninggal tidak ada yang mengarah ke DBD,”ujarnya.
Hari Sapna menambahkan dari hasil pemeriksaan dilokasi rumah warga ditemukan jentik – jentik nyamuk makanya dilakukan fogging.
“Namun dari hasil pemeriksaan rumah warga ada ditemukan jentik nyamuk di tempat penampungan air di 3 rumah/tempat. Sehingga Tim memberikan bubuk abate dan melakukan fogging,”tambahnya.
Dinas Kesehatan menyarankan kepada perangkat Kelurahan dan Kepling agar dilakukan Gotong Royong untuk kebersihan lingkungan sekitar rumah. Agar penyebaran DBD dapat teratasi dengan maksimal. (Gus)