
ASAHAN – Sebuah video rekaman milik warga dari akun media sosial Facebook bernama Santi Butar-butar, memperlihatkan dua buah barak yang diduga kerap digunakan sebagai tempat mengkonsumsi dan transaksi narkoba dibakar oleh emak-emak.
Dalam video tersebut, puluhan emak-emak ini mendatangi barak dengan membawa bahan bakar serta pematik api. Kejadian itu berada di Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Tak sampai disitu, para emak-emak ini mendatangi rumah terduga bandar sabu dan langsung mengusirnya dari kampung tersebut.
Kepala Dusun 3 Desa Teladan, Tugino, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya aksi tersebut sudah mendapat restu dari pemerintah desa maupun dusun.
“Kami sudah mediasi warga dengan yang diduga bandar sabunya, saudara Bagur. Warga meminta agar dia tidak berjualan lagi”, ujar Tugino, Kamis (20/3/2025).
“Sudah dua kali diberitahuan oleh warga, agar jangan berjualan narkoba dikampung ini. Tapi itu pun tak diindahkan mereka, dan masih melakukan aktivitas transaksi narkoba. Warga yang geram langsung datangi barak dan membakarnya”, ucap Tugino
Merasa tak puas, puluhan emak-emak juga mendatangi rumah diduga bandar sabu tersebut dan mengusirnya dari kampung Desa Teladan, tambahnya
“Kami, dari pemerintah pasti mendukung apa yang dilakukan masyarakat untuk kebaikan bersama. Sebelum warga melakukan aksi tersebut, sudah berkordinasi kepada pemerintah desa dan yang diduga bandar tersebut sudah berulang kali diperingati masyarakat”, ungkap Tugino
“Bukan cuma sekali atau dua kali diperingati. Namun, tetap buka. Sehingga, gabungan masyarakat dari dusun 1 Sampai 9 berkumpul. Bukan hanya ibu-ibu, bapak-bapak, dan tokoh agama juga ikut”, ujar Tugino
Pihak Polsek Prapat Janji Polres Asahan, mewakili Kapolsek, IPDA Kameda Kanit Reskrim mengatakan telah mengamankan satu orang dari lokasi tersebut. “Dari satu orang yang kita amankan, ada dua paket sabu dan alat hisap dari lokasi”, cetus Kameda. (atv)