
ASAHAN – Fenomena kemunculan teror api dari dalam rumah seorang warga di Desa Baung Sibatu-batu, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sempat dihebokan di media sosial (medsos) dengan mengkaitkan hal-hal gaib.
Pasalnya, api muncul disetiap sudut dan berpindah-pindah dengan kebakaran kecil. Sempat ada 29 paranormal untuk mengatasi teror tersebut. Sebab, selain teror api sebelumnya terdapat teror darah yang terus menghantui pemilik rumah.
Dengan aksi teror api tersebut dan viral di media sosial. Pihak Polsek Air Batu dan tim Inafis Polres Asahan melakukan penyidikan atas kejanggalan munculnya api yang membakar dibagian tempat tidur (kasur), pakaian hingga perlengkapan makan.
Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, menjelaskan setelah dilakukan investigasi oleh Polsek Air Batu, dibantu tim Inafis, akhirnya terungkap bahwa fenomena tersebut dibuat oleh seorang anak berusia 13 tahun, yang tak lain adalah anak kandung si pemilik rumah.
“Polsek Air Batu, dibantu camat, dan Danramil melakukan penyelidikan terkait adanya fenomena teror api ini dengan menggunakan saintifik investigasion dan membuktikan bahwa fenomena yang dikatakan adanya kejadian supranatural atau karena alam, bisa kami ungkapkan”, ucap Kapolres Asahan, Senin (4/11/2024).
“Kami mengungkap bahwa saat itu kepala Dusun melihat ada seorang anak dengan berjarak 15 sampai 20 meter sedang membakar sesuatu dengan menggunakan mancis di lokasi atau dirumah tersebut,” kata Afdhal.
Atas ungkapan kepala dusun, petugas langsung melakukan introgasi terhadap terduga pelaku, dan mengakui bahwa perbuatannya melakukan pembakaran dirumah.
Diketahui, saat dilakukan pemeriksaan kepada anak pemilik rumah yang berusia 13 tahun. Ia mengalami kelainan penyakit psikis atau sering mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.
“Hasil pemeriksaan itu dari keterangan dokter RSUD Hams Kisaran. Pelaku diduga memiliki motif ingin mendapatkan perhatian dari orang tua maupun warga sekitar”, pungkas Afdhal. (Red)