Asahan – Oknum aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Asahan berinisial N, tipu seorang warga yang mengatakan bisa memasukkan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ia telah menerima uang sebesar Rp75 juta dari korban Suriani.
Pemberian uang tersebut, diberikan bertahap dengan cara meminta uang muka Rp30 juta dan uang tambahan kembali diminta N kepada korban sebesar Rp45 juta.
Korban Suriani, menjelaskan bahwa kejadian itu pada tahun 2014. Dimana N telah menjanjikan bisa memasukkan dirinya sebagai PNS. Sehingga di tahun 2017 korban menanyakan kepada N kapan kepastian bisa masuk, ia mengatakan masih dalam tahap pengurusan.
“Saya dijanjikan bisa masuk CPNS dengan catatan harus membayar Rp75 juta. Saya membayarkan uang kepada oknum ASN itu bertahap, dia minta unag muka Rp30 juta dan unag tambahan Rp45 juta. Hingga sampai saat ini si N itu tidak ada kabar lagi,” ucap Suriani, Kamis (25/12/2025).
Dikatakannya, kemari saya melihat di beranda media sosial ada pelantikan PPPK Paruh Waktu, jadi saya teringat kembali sehingga memposting surat dan kwitansi pemberian uang kepada si N yang bisa memasukkan sebagai PNS.
“Dia masih aktif bekerja di salah satu dinas di Pemkab Asahan, entah pura-pura lupa atau bagaimana dia itu dengan perjanjian kami. Kejadian tersebut di tahun 2014, kalau memang tidak ada kejelasan kembalikanlah uang saya kalau ada etikad baiknya,”ungkapnya.
Dalam postingan Suriani di akun Facebook nya menuliskan: Bangga dan bahagianya melihat kawan2 FB yg dilantik PPPK hari ini. Selamat ya kawan kawan, semoga gelar barunya bermanfaat dan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.
Jadi teringat Akku, flashback bbrpa tahun yg lalu hayalan dan mimpi keluarga ku, yg berkhayal menjadikan ku PNS, hingga suatu ketika ada PNS yg datang membawa tawaran angin syurga yg katanyaa ada sisipan PNS dengan membayar uang senilai 75 juta dengan proses 2 x bayar.
Stelah proses bayar berbayar slesai, hingga lunas Namun ternyata ,itu semua hanya Janji tinggal janji, Sampe sekarang PNS tersebut belum mengembalikan uang kami 1 sen pun. Smoga Allah mengetuk hati Ibu PNS yg sekarang Masi aktf bekerja itu, Dan smoga masih rezeki ku uang ituu,
Smoga ada keajaiban Allah melalui sosial media ini, Ada yg bisa membantu ku menyelesaikan Msalah yg sudah bbrpa tahun belum selesai ini.
“Semoga dalam bentuk ini saya meminta kepada oknum tersebut ada perhatian dan itikad baiknya. Kalaupun tidak ada, kemungkinan saya akan membuat laporan ke Polres Asahan,”pinta Suriani. (atv)