Oplus_0
Asahantv I Kisaran – Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Royal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa implementasi sistem bel sekolah otomatis berbasis Arduino Nano dan DFPlayer Mini di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Genting, Kabupaten Asahan.
Program ini bertujuan mengatasi permasalahan keterlambatan dan inkonsistensi jadwal pembelajaran yang selama ini terjadi karena pengoperasian bel manual. Dengan adanya sistem otomatis, sekolah dapat meningkatkan disiplin waktu dan efisiensi operasional.
Ketua Tim PKM, Andrew Ramadhani, M.Kom, menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini merupakan upaya nyata untuk mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan. “Sistem bel otomatis yang kami kembangkan menggunakan Arduino Nano sebagai pengendali utama, dilengkapi modul RTC untuk sinkronisasi waktu, dan DFPlayer Mini untuk memutar suara bel dalam format audio. Dengan sistem ini, jadwal bel berjalan otomatis sesuai program tanpa ketergantungan pada guru piket,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dari observasi dan identifikasi masalah, dilanjutkan perancangan dan perakitan sistem di laboratorium, pembuatan konten audio bel, hingga instalasi perangkat di sekolah. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan kepada guru dan operator sekolah terkait cara pengoperasian dan perawatan perangkat agar sistem dapat berjalan berkelanjutan.
Anggota tim, Parini, M.Kom dan Nirda Julianda, M.M, menambahkan bahwa selain memberikan solusi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana transfer ilmu kepada guru dan siswa mengenai pemanfaatan teknologi berbasis mikrokontroler. “Kami berharap sistem ini tidak hanya membantu kedisiplinan sekolah, tetapi juga menumbuhkan minat belajar teknologi di kalangan pelajar,” ungkap Parini.
Dalam hal ini Mahasiswa yang terlibat, Fikriansyah dan Febrina Auliya Putri, menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikan wawasan praktis tentang implementasi teknologi di lapangan. “Kami ikut terlibat dalam instalasi perangkat dan perekaman audio bel. Kegiatan ini memberi gambaran nyata tentang bagaimana teknologi sederhana bisa membawa dampak besar bagi sekolah,” tuturnya.
Kepala MAS Islamiyah Hessa Air Genting Bapak Marianto, S.Pd menyambut baik inovasi ini dan berharap sistem tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan. Dengan adanya bel otomatis, sekolah dapat lebih tertib dan memaksimalkan waktu belajar mengajar.
Hasil kegiatan ini juga direncanakan akan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi nasional (SINTA 4) sebagai bentuk kontribusi akademik Universitas Royal dalam mendukung digitalisasi pendidikan di daerah. (Red)