Asahan – Tim Khusus Sergap Anti Gemot Polres Asahan mengamankan 10 orang terlibat anggota geng motor yang hendak melakukan tawuran dengan kelompok geng motor lain. Dari lokasi, polisi dapat mengamankan sebilah sajam berbentuk pencabut nyawa, yang telah di modifikasi.
Kelompok geng motor yang diamankan petugas menamakan geng motor “Naugthy Student”. Semuanya diamankan dari rumah salah seorang anggota gemot yang sudah berkumpul di Desa Baung Si batu-batu, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan pada Kamis (17/9/2026) dini hari sekira pukul 02.45 WIB.
Kepala Timsus Sergap Anti Gemot Polres Asahan, Ipda Dimas Tirta Sasangka, mengatakan bahwa 10 orang anggota geng motor yang diamankan hendak melakukan tawuran dengan kelompok geng motor lainnya.
“Benar, kita telah mengamankan 10 orang anggota geng motor, masing-masing berinisial RA, MRR, DAI, AAK, RM, BK, AK, F, MFR, RA di Desa Baung Si batu-batu,” ujar Dimas, Kamis (17/9/2026).
Menurut Dimas, 10 orang anggota gemot ini berstatus ada yang masih pelajar dan ada juga sudah tamat sekolah. Semuanya diamankan dari rumah salah satu anggota geng motor.
Kesepuluh anggota geng motor tersebut, beserta barang bukti 1 bilah sajam, 6 unit ponsel, dan 6 unit sepeda motor. Kini telah diamankan di Mapolres Asahan untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut. (ATV2)