AsahanTV I Kisaran – Seorang remaja bernama Wigan menjadi korban penganiayaan di Jalan Asahan, Kelurahan Indera Sakti, Tanjung Balai Selatan oleh Dimas Rasyid. Akibatnya kening sebelah kanan Wigan alami cedera, Sabtu (1/8/2026).
Mendapat perlakukan penganiayaan tersebut korban Wigan melaporkan Dimas Rasyid ke Polres Tanjungbalai pada Minggu dini hari (2/8/2026). Akibat cedera dari penganiayaan susulan tersebut, Wigan saat ini harus dilarikan ke rumah sakit dan sedang menjalani perawatan di RSUD Dr. Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai.
Penganiayaan ini diduga balas dendam setelah korban kembali melapor ke pihak berwajib karena telah dianiaya oleh komplotan pelaku pada waktu lalu.
Menurut Wigan adanya dugaan balas dendam yang bermula pada Senin dini hari, 13 Juli 2026 lalu, empat orang warga, yakni M. Erlangga Putra , Mus Muliadi, Wigan , dan Ajuar Ali, di mana salah satunya masih di bawah umur sedang memancing udang dari atas kapal nelayan di kawasan Sei Jawi Jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan.
Di tengah gelapnya malam, kedamaian mereka dirusak oleh kedatangan komplotan pria yang dipimpin oleh seseorang bernama Jepri. Tanpa alasan yang jelas, Jepri langsung menyerang para pemancing secara beringas.
Akibat serangan brutal tersebut, keempat korban mengalami luka-luka dimana M. Erlangga menderita pendarahan di kaki dan sakit di tangan. Mus Muliadi mengalami luka di bibir, lutut, dan kepala. Wigan menderita luka memar di paha dan mata kaki berdarah. Ajuar Ali mengalami cedera di kepala belakang dan kaki.
Namun, para pemancing yang terdesak ini tidak tinggal diam. Mereka memberikan perlawanan sengit untuk mempertahankan nyawa, yang pada akhirnya membuat Jepri sang penyerang ikut terluka. Kasus ini pun langsung dilaporkan secara resmi ke Polres Asahan pada pagi harinya.
Kalah dalam perkelahian dan dilaporkan ke polisi rupanya membuat Jepri gelap mata. Diduga kuat tidak terima atas perlawanan para pemancing, Jepri diduga menghubungi Dimas Rasyid untuk melakukan balas dendam atau memburu para korban.
Dimas Rasyid diduga mencegat Wigan di Jalan Asahan, Kelurahan Indera Sakti, Tanjung Balai Selatan. Tanpa ampun, Dimas memukul kening sebelah kanan Wigan hingga cedera.
Tak gentar dengan teror tersebut, Wigan kembali mengambil langkah hukum dengan melaporkan Dimas ke Polres Tanjungbalai pada Minggu dini hari (2/8/2026). Akibat cedera dari penganiayaan susulan tersebut, Wigan saat ini harus dilarikan ke rumah sakit dan sedang menjalani perawatan di RSUD Dr. Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai.
Wigan dan keluarga mendesak kepolisian agar bertindak cepat menangkap Dimas sang eksekutor beserta Jepri yang diduga menjadi otak di balik teror ini. Warga menanti ketegasan aparat penegak hukum agar tidak ada lagi warga sipil yang harus hidup dalam ketakutan. (Red)