Asahan – Tiarma Sirait (29) seorang atlet Hockey dari Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, terpanggil masuk Polri dari jalur prestasi. Dirinya masuk Polri dari jalur prestasi setelah mengikuti kejuaraan di SEA Games 2025 Thailand, yang meraih dua medali sekaligus perak dan perunggu.
Tiarma Sirait, anak ke 3 dari Mustar Sirait dan Murni Pakpahan, lahir dan besar dari keluarga petani. Tekadnya menjadi seorang atlet sudah sangat diimpikan dari dulu, apalagi bisa masuk dalam skuad tim nasional (Timnas) Indonesia.
Di kejuaraan SEA Games Thailand, Tiarma Sirait, bukan lagi membanggakan nama Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara. Ia telah mengharumkan dan mengibarkan merah putih di kancah internasional, saat pertandingan SEA Games Thailand.
Pada ajang SEA Games Thailand, Tiarma masuk dalam skuad Timnas putri cabang olahraga Hockey. Dua medali yang diraihnya di nomor Hockey Field dan Hockey 5s.
“Saya meraih dua medali di SEA Games cabang olahraga Hockey dua nomor, untuk Hockey Field itu perak dan Hockey 5s medali perunggu,” ucap Tiarma Sirait.
Dikatakan Tiarma, dirinya dipercayakan oleh pelatih Timnas Hockey putri yakni Dharma dan Mappajaling, masuk dalam skuad inti setelah melihat permainannya dan sekaligus sebagai pemain jangkar yang menjaga di posisi bawah.
“Sempat dikatakan pelatih, posisi saya tidak tergantikan. Sepanjang laga pertandingan, pelatih terus menyodorkan saya ke posisi yang kosong agar dapat membantu rekan satu tim,” ungkap Tiarma.
Perjalanan Tiarma sebagai Atlet Hockey:
Pada tahun 2015, Tiarma Sirait berkuliah di Universitas Negeri Medan (Unimed) Sumatera Utara. Kemudian dia melihat ada pencarian bibit atlet Hockey putri di kampusnya. Kebetulan, Tiarma juga berkuliah di fakultas jurusan olahraga dan mengikuti tes atlet Hockey tersebut.
Setelah mengikuti tes atlet Hockey, Tiarma baru mengetahui kabar dari rekannya bahwa tes atlet itu untuk persiapan atlet Hockey Sumut di PON Jawa Barat. Setelah mengikuti semua tahap seleksi, Tiarma berhasil bergabung dengan tim pelatihan daerah (Pelatda) Hockey putri Sumut dalam persiapan PON 2016.
Selanjutnya, Tiarma turut memperkuat tim Hockey putri Sumut dalam ajang Pra PON 2019 di Jatinangor dan berhasil merebut juara 2 di Hockey Indoor, dan juara 4 di Hockey Outdoor.
Pasalnya, Tiarma kepingin sekali impiannya masuk dalam skuad Timnas Hockey putri Indonesia. Dengan latihan ekstra keras, pengorbanan, dan disiplin, dirinya terus mengikuti ajang pertandingan Hockey.
“Saya berharap sekali memang masuk dalam Timnas, karena itu impian semua atlet bisa membawa nama Indonesia di ajang pertandingan antar negara,” ujar Tiarma.
Sempat ingin Pensiun dan Akhirnya Terpanggil Ke Timnas:
Usai mengikuti beberapa kejuaraan Hockey, Tiarma sempat ingin memutuskan berhenti atau pensiun dari atlet Hockey, karena tak kunjung tembus dan terpanggil ke Timnas Indonesia.
Pada PON XX 2020 Papua, Tiarma sempat hendak pensiun dari cabang olahraga Hockey dan memutuskan untuk menikah dan menetap di Papua bersama suami.
Kemudian, ajang pertandingan nasional kembali di gulir yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Tiarma, kemudian kembali dipanggil oleh tim Hockey Putri Sumut untuk persiapan membawa nama Sumatera Utara pada PON 2024 dan juga sebagai tuan rumah.
Tiarma, yang sudah mengikuti pertandingan Hockey diberbagai daerah sempat kecewa karena impian masuk Timnas tidak dapat terwujud.
“Diajak saya bermain Hockey kembali untuk persiapan PON Aceh-Sumut 2024. Saya sempat menolak dan memilih tidak pulang kembali ke Sumatera Utara,” kata Tiarma.
Kakak seniornya bernama Masriana Sirait, atlet Hockey asal Asahan telah mengikuti kejuaraan di Asian Games 2019. Ia mengajak Tiarma untuk kembali masuk tim Hockey Sumut di PON Aceh-Sumut 2024.
Setelah mendengar percakapan dari kakak seniornya, bahwa momen PON Aceh-Sumut ini adalah momen balas dendam dan ingin membawa medali untuk Sumatera Utara. Sebab, tim Hockey Sumut tidak pernah menang melawa Jawa Barat.
Dari hasil percakapan dan rayuan kakak seniornya, Tiarma Sirait akhirnya kembali masuk mengikuti training center (TC) untuk memperkuat tim Hockey Sumut di PON 2024.
Dengan motivasi yang tinggi, tim Hockey Sumut akhirnya bermain bagus dan berhasil mengalahkan Jawa Barat yang dianggap lawan terberat mereka.
“Pada laga pertandingan di PON Aceh-Sumut itu, kami disepelekan sama tim Jawa Barat, karena mereka diluan mencetak poin. Kami membalas menjadi imbang, dan menjelang game akhir, kami berhasil mencetak poin dan menggugurkan Jawa Barat. Tim Sumut akhirnya masuk final dan kalah dari Kalimantan Timur, Sumut dapat medali perak,” cetus Tiarma.
Usai pertandingan PON XXI Aceh-Sumut 2024, akhirnya Tiarma mendapatkan panggilan dari Timnas Hockey Putri Indonesia untuk mengikuti seleksi nasional (Seleknas) di Jakarta.
Tiarma berhasil membuktikan bahwa dirinya menjadi salah satu putri terbaik yang bisa menembus Timnas Indonesia. Dalam seleksi, dirinya merupakan spesial Hockey Outdoor dan lebih bisa leluasa untuk bermain dengan peraturan yang ada.

“Saya dapat panggilan Hockey Indoor, saya menolak. Saya basicnya di Hockey Outdoor. Syukurnya saya bisa bergabung dengan Timnas Indonesia,” kata Tiarma.
Tiarma berseragam Timnas Indonesia pada ajang Asian Hockey Federation di Jakarta yang saat itu sekaligus persiapan SEA Games 2025 di Thailand.
“Puji Tuhan, akhirnya saya bisa masuk Timnas Indonesia setelah berjuang dan sempat ingin berhenti karena tidak ada kejelasan. Sampai saat ini saya masih terus dipercaya memperkuat Timnas, dan saya juga masuk dalam seleksi nasional (Seleknas) bersama Richa Azilia, untuk persiapan Asian Games 2026 di Jepang,” ucap Tiarma.
Panggilan Masuk Polri:
Setelah berhasil membawa dua medali untuk Indonesia, Tiarma dan bersama beberapa rekan timnya ditawarkan untuk mengikuti seleksi Polri. Kini Tiarma sedang mengikuti seleksi Polwan melaluí jalur sarjana di Polda Sumatera Utara.
“Kalau ditanya ya senang kali masuk Polri, apalagi dengan jalur prestasi. Ternyata, menjadi seorang atlet itu untuk meraih impian tidak gampang. Semuanya butuh proses panjang dan sabar, seperti saya inilah walaupun sempat berhenti, kecewa dan akhirnya terbalas dengan rasa bersyukur,” pungkas Tiarma.
Ketua Umum KONI Asahan Bangga:
Selaku Ketua Umum KONI Kabupaten Asahan, Harris, mengaku bangga dengan pencapaian Tiarma yang mampu membawa Indonesia dan mengibarkan merah putih di Thailand.
“Prestasi ini merupakan prestasi yang patut dicontoh oleh atlet di Kabupaten Asahan. Sebab, Tiarma adalah sosok atlet yang tangguh dan berani melawan rasa malas untuk keinginannya,” ujar Harris.
Selain Tiarma, ada Richa Azlia, yang turut membawa medali perak di Hockey Outdoor Putri di SEA Games Thailand.
“Sebelum Tiarma dan Richa, senior mereka Masriana Sirait telah diluan masuk dalam Timnas Hockey Putri Indonesia di ajang Asian Games 2019. Kami KONI Kabupaten Asahan, mengucapkan selamat kepada Tiarma dan Richa yang telah terpilih masuk mengikuti seleksi Polri. Semoga atlet Asahan dapat meneruskan prestasi terbaiknya menjadi impian masa depan,” jelas Harris. (atv)