Asahan – Pratu Farkhan Sauqi Marpaung, anggota Yonif 113/JS, diduga meninggal dunia akibat dianiaya oleh seniornya berinisal Kopda F, di Titik Kuat Pos Sanepa Distrik Homeyo Kabupaten Intan Jaya provinsi Papua Tengah.
Pratu Farkhan, merupakan warga Dusun IV Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sebagai personil Tabak pan 1 Pok Pan 2 Regu 3 Ton III Kipan B Yonif 133/JS.
Menurut dari informasi yang beredar, Pratu Farkhan setelah makan pagi pada pukul 09.00 WIT, bersama dengan anggota TK Sanepa lainnya melaksanakan korve dengan membuat tanggul pertahanan Pos. Setelah itu pukul 12.00 WIT personel TK Sanepa melaksanakan istirahat dan Pratu Farkhan masuk ke rumah untuk beristirahat dan tidur.
Pada pukul 13.30 WIT, Pratu Farkhan berjemur di samping dapur TK (dekat pos jaga belakang) dan ditanya oleh Serda Muhammad Rizal, kenapa kamu? dan dijawab oleh Pratu Farkhan, badan saya menggigil bang, saya sakit.
Selanjutnya, Pratu Farkhan dipijit Serda Muhammad Rizal, di dekat Pos penjagaan 3 di TK Sanepa. Kemudian Pratu Farkhan di panggil oleh Kopda F, menuju samping dapur dan langsung diperintahkan oleh Kopda F, untuk membungkuk dan dipukul bagian punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan kayu ranting kering dan sikap tobat.
Setelah dipukul, Pratu Farkhan dan Kopda F, itu beradu argumen karena dirinya merasa benar-benar sakit, dan bukan main watak serta kemudian di perintahkan untuk sikap tobat dan di tendang oleh Kopda F pada bagian dada (bagian tulang rusuk) sebelah kiri, sehingga terlentang dan sempat merintih.
Serda Muhammad Rizal dan Kopda Firman yang melihat kejadian tersebut, langsung mendatangi keduanya untuk melerai dan memisahkan serta memanggil anggota TK Sanepa lainnya untuk mengangkat Pratu Farkhan ke dalam rumah serta memanggil Bakes dan Takes untuk melakukan pertolongan pertama.
Lebih lanjut, sekitar pukul 13.45 WIT, Wadanpos TK Sanepa, Serda Riza Lubis melaporkan kejadian tersebut kepada Dan TK Sanepa Kapten Inf Sugeng Jamianto dan langsung melihat kondisi Pratu Farkhan, yang sudah lemas dan sedang dilakukan pertolongan pertama oleh Bakes dan Takes TK Sanepa.
Kapten Inf Sugeng Jamianto selaku Dan TK Sanepa, melaporkan atas kejadian tersebut kepada Dan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 133/JS, sehingga pada pukul 14.15 WIT, tim kesehatan Bakes dan Takes TK Sanepa menyatakan bahwa Pratu Farkhan Sauqi Marpaung meninggal dunia.
Dari kejadian tersebut, tim Satgas telah mengamankan dan membawa Kopda F, ke kotis untuk dilaksanakan pendalaman serta memberikan pemahaman kepada personil yang lain dan letting almarhum agar tidak membuat permasalahan baru. (red)