AsahanTV I Kisaran – Seorang Aparatur Sipil Negara di Pemkab Asahan dengan menggunakan pakaiannya untuk meraup keuntungan uang ratusan juta rupiah dari masyarakat terbilang cukup piawai.
Kemahirannya untuk menipu masyarakat ternyata menggunakan embel – embel pakaian dinasnya. Berbagai kalangan yang menjadi korban penipuan sang ASN berinisial “Nim” ini, dari warga tidak mampu hingga warga mampu.
Peristiwa penipuan ini sudah membuat kegaduhan ditengah masyarakat. Apalagi uang hingga ratusan juta tidak pernah dikembalikan sang ASN.
Beberapa warga tak berani melaporkan kerugian yang dialaminya ke penegak hukum. Dikarenakan takut uangnya gak kembali. Apalagi sang ASN selalu berjanji manis bila ditagih.
SR warga Kisaran hanya bekerja sebagai pedagang keliling ini, menjadi korban penipuan sang ASN menjelaskan kepada AsahanTV, Kamis (4/11/2025) di Kisaran mengaku mengalami kerugian hingga 5 juta rupiah dipinjam sang ASN dan akan dijanjikan dapat bantuan PKH.
“Katanya dia (Nim), mengaku mau memasukkan saya dapat PKH sebesar 2,5 juta tapi syaratnya bayar 150 ribu. Saya kasih uang 150 ribu dan KTP sama KK,”jelasnya.
Bukan itu saja, SR juga menjelaskan kalau ASN ini juga datang meminjam uangnya dengan alasan ada keperluan. SR pun memberi 3 juta dan kemudian 2 juta lagi setelah beberapa Minggu kemudian. Padahal uang itu adalah untuk membayar sewa rumahnya.
“Uang saya dipinjamnya total ada 5 juta dengan dua kali tahap. Padahal uang itu untuk bayar uang sewa rumah saya. Belum lagi uang 150 ribu biar dapat PKH,”terang SR sedih.
Penipuan sang ASN ini bukan ini saja, ternyata keterangan dari berbagai warga yang ditipunya yang datang mengadu ke AsahanTV cukup fantastis. ASN ini mengaku bisa masukan pegawi negeri dengan bayar 100 juta. Kemudian meminjam uang dengan alasan dapat proyek di dinas – dinas dan akan dikembalikan bila proyek sudah berjalan. (Red)